AGRITECH, Vol. 33, No. 1, FEBRUARI 2013 112 PENGENDALIAN ASET NIRWUJUD DALAM MANAJEMEN SISTEM IRIGASI: KONSEP DAN PENGEMBANGAN MODEL Controlling Intangible Assets in Irrigation System Management: Concept and Model Development Nugroho Tri Waskitho 1 , Sigit Supadmo Arif 2 , Mochammad Maksum 2 , Sahid Susanto 2 1 Fakultas Pertanian Peternakan, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas 246, Malang 65144 2 Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No. 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Email: triwaskithon@yahoo.co.id ABSTRAK Irigasi merupakan komponen penting dalam pembangunan sektor pertanian di Indonesia namun masih mempunyai banyak permasalahan. Manajemen irigasi belum efisien, partisipasi petani yang menurun, jaringan irigasi yang rusak sehingga menurunkan kinerja sistem irigasi. Permasalahan tersebut disebabkan rendahnya kualitas aset nirwujud sistem irigasi. Tujuan penelitian adalah mengembangkan konsep dan model pengendalian aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi. Metode penelitian terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah pengembangan konsep. Konsep pengendalian aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi dikembangkan dari prinsip manajemen pengetahuan. Tahap kedua adalah pengembangkan model yang terdiri dari pembangunan model dan analisis sensitivitas. Pembangunan model pengendalian aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi berbasis manajemen pengetahuan dengan prinsip neuro-fuzzy. Model mempunyai tiga submodel yaitu manajemen pengetahuan, aset nirwujud dan kinerja sistem irigasi. Pengujian model dilakukan di Daerah Irigasi Sapon di Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terhadap sembilan Perkumpulan Petani Pemakai Air. Analisa data dilakukan dengan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System. Model dievaluasi dengan koefisien korelasi, Mean Absolute Percentage Error dan Root Mean Square Error. Penelitian menghasilkan bahwa konsep pengendalian aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi telah tersusun berbasis manajemen pengetahuan. Konsep menekankan bahwa manajemen sistem irigasi harus menyeimbangkan antara aset wujud dengan aset nirwujud. Aset nirwujud yang selama ini kurang diperhatikan mengalami penyusutan sehingga perlu dikendalikan. Upaya pengendalian aset nirwujud dilakukan dengan manajemen pengetahuan. Model pengendalian aset nirwujud dalam manajemen sistem irigasi yang menggunakan prinsip neuro-fuzzy dapat memprediksi aset nirwujud dan efektivitas sistem irigasi dengan cukup memadai. Model menghubungkan manajemen pengetahuan, aset nirwujud dan kinerja sistem irigasi. Manajemen pengetahuan yang terdiri dari organisasi pembelajar, prinsip organisasi, kebijakan dan strategi organisasi, teknologi informasi dan komunikasi mempengaruhi aset nirwujud sistem irigasi. Aset nirwujud yang terdiri dari kecerdasan moral, kecerdasan emosional, sikap kreatif, budaya lembaga, dan partisipasi petani mempengaruhi efektivitas sistem irigasi. Organisasi pembelajar merupakan parameter yang paling sensitif dalam mempengaruhi kecerdasan moral dan sikap kreatif. Kebijakan dan strategi merupakan parameter yang paling sensitif dalam mempengaruhi kecerdasan emosional, budaya lembaga dan partisipasi petani. Partisipasi petani merupakan parameter yang paling sensitif dalam mempengaruhi efektivitas sistem irigasi. Kata kunci: Konsep, model, aset nirwujud, pengendalian, sistem irigasi, manajemen pengetahuan ABSTRACT Irrigation was an important component of the agricultural development in Indonesia, but it had many problems. Irrigation management was inefficient, irrigation networks were damaged and farmers participation were poor. These problems were caused by poor of intangible assets. The research aimed at developing the concept and the model of controlling intangible assets in irrigation system management. The research method consisted of two stages. The first stage was developing the concept. The concept of controlling intangible assets in irrigation system management brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by agriTECH