Jurnal Geografi Vol.9 No. 1 2020 E-ISSN 2614 - 6525 PEMANFAATAN SIG DALAM MENGKAJI PERUBAHAN LAHAN PERTANIAN SAWAH DI ACEH BESAR M. Hafizul Furqan 1 , Fitriani Yulianti 2 , Novia Zalmita 3 , Nurul Izza 4 Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala mhafizulfurqan@unsyiah.ac.id : fitrianiyulianti@unsyiah.ac.id noviazalmita@unsyiah.ac.id ABSTRAK Pertumbuhan penduduk memicu terjadinya perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi non pertanian. Kecamatan Suka Makmur Kabupaten Aceh Besar merupakan wilayah yang mengalami perubahan lahan sawah menjadi non sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang luas perubahan lahan sawah menjadi lahan non sawah di Kecamatan Suka makmur tahun 2004-2019. Objek penelitian adalah lahan persawahan dengan menggunakan metode analisis digital melalui aplikasi Software ArcGIS versi 10.4.1. Teknik analisis data menggunakan analisis multitemporal dengan memanfaatkan data citra . Citra satelit yang digunakan yakni tahun 2004, 2010, dan 2019. Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi perubahan luas lahan sawah dalam rentang waktu 15 tahun seluas 14,46 Ha di Kecamatan ini. Perubahan yang paling banyak terletak pada bagian utara dekat dengan jalan lintas nasional Banda Aceh- Medan. Saran untuk pemerintah lebih tegas dalam hal pemberian izin pembangunan di lahan pertanian dengan memperhitungkan tata ruang wilayah dan memberikan sanksi bagi yang melanggar Kata Kunci: Aceh Besar , Lahan Pertanian, Perubahan, SIG, Sawah, ABSTRACT Population growth triggers change in the function of agricultural land to become non-agricultural. Suka Makmur Subdistrict, Aceh Besar is an area that has changed from rice fields to non rice fields. This study aims to examine the extent of change in rice fields to non rice fields in Suka Makmur District in 2004-2019. The object of research is rice fields using digital analysis methods through the application of ArcGIS Software version 10.4.1. Data analysis techniques using multitemporal analysis by utilizing image data. The satellite imagery used was in 2004, 2010 and 2019. The results showed that there had been a change in rice fields in 15 years covering an area of 14.46 Ha in this District. The most significant change lies in the northern part close to the Banda Aceh-Medan national highway. Suggestions for the government are more assertive when it comes to granting development permits on agricultural land by taking into account spatial planning and providing sanctions for violators Keywords :Aceh Besar, Agricultural Land, Change, GIS, Rice Fields, Pendahuluan Doi.org/10.24036/geografi/vol9-iss1/933 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Geografi