Volume 4, Nomor 1, Februari 2023 P-ISSN 2721-0456 E-ISSN 2746-6876 10 Fisheries of Wallacea Journal, Volume 4, No. 1, 2023 HASIL PRODUKSI DAN ANALISIS USAHA PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI PT. SUMBER ALAM SEGARA, KECAMATAN BELINYU, KABUPATEN BANGKA Oleh Moh. Fauzi, Maria Goreti Eny Kristiani, Fitriska Hapsari, Angkasa Putra Email: amohfauzi10@gmail.com Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jl. AUP No. 1 Pasar Minggu, DKI Jakarta ABSTRAK Udang vaname merupakan produk primadona di sektor perikanan, yang memiliki nilai ekonomis penting dan prospek ekspor cukup cerah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui performansi kinerja budidaya udang vaname. Kajian dilakukan dengan metode observative dan wawancara di PT. Sumber Alam Segara selama 75 hari dan dilakukan studi literatur sebagai data sekunder. Hasil pengamatan menunjukan bahwa rata-rata Produktivitas yaitu 21-26 ton/ha, SR 57-68 % dan FCR 1.74-2.13. Dengan hasil analisa finansial biaya investasi Rp. 10.887.800.000, biaya penyusutan Rp. 356.060.000, biaya tetap Rp. 647.660.000, biaya tidak tetap Rp. 3.774.926.820, keuntungan Rp. 3.973.189.652, BEP Harga Rp. 925.228.571, BEP unit 21.153,3 kg, Payback Period 2,51 dan R/C Ratio 2,5. Kata Kunci : Produktivitas, Udang Vaname, Kab. Bangka, Kepulauan Bangka ABSTRACT Vaname shrimp is a prima donna product in the fishery sector because it has economic value and promising export prospects. This study was conducted to determine the performance of vaname shrimp farming performance. The study was conducted using observationative methods and interviews at PT. Sumber Alam Segara for 75 days and conducted a literature study as secondary data. The results showed that the average productivity was 21-26 tons /ha, SR 57-68% and FCR 1.74-2.13. With the results of the financial analysis of investment costs of Rp. 10,887,800,000, depreciation costs of Rp. 356,060,000, fixed costs of Rp. 647,660,000, non-fixed costs of Rp. 3,774,926,820, profits of Rp. 3,973,189,652, BEP Price of Rp. 925,228,571, BEP units of 21,153.3 kg, Payback Period 2.51 and R/C Ratio of 2.5. Keywords: Productivity, Vaname Shrimp, Bangka Regency, Bangka Islands PENDAHULUAN Salah satu sektor perikanan budidaya di indonesia yang sangat potensial dan mempunyai prospek yang besar dalam peningkatan devisa negara, salah satunya yaitu udang vaname (Karisma Jaya Yanti, 2019). Udang vaname (L. vannamei) merupakan udang introduksi yang berasal dari Pantai Barat Pasifik Amerika Latin, kemudian diperkenalkan kepada masyarakat di Indonesia melalui SK Menteri Kelautan dan Perikanan RI. No.41/2001(Choeronawati et al., 2019). Udang vaname merupakan produk primadona di sektor