THUFULI: Jurnal Pendidikan Islam Anak
Usia Dini
Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020
e-ISSN: 2685-161X
This work is licensed under Creative Commons Attribution Non Commercial 4.0 International
License Available online on: http://riset.unisma.ac.id/index.php/fai/index
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL
ANAK
Resty Agustina
1
, Leny Marlina
2
, Fahmi
3
UIN Raden Fatah Palembang
e-mail: agustinaresty2@gmail.com
Diterima: I Direvisi: I Disetujui: ©2019
Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang
Abstract
This research is motivated by various types of parenting parents that they apply to
children so that it can affect the development of children's potential and intelligence,
one of them is interpersonal intelligence. The problem in this research is how parents'
parenting, how the child's interpersonal intelligence and is there a relationship
between parenting parents with children's interpersonal intelligence. The study was
conducted at RA Perwanida 4 Palembang. By using correlational methods and
product moment correlation analysis techniques. Based on the analysis of the data it
can be seen that the majority of parenting in RA Perwanida 4 Palembang applies
authoritarian parenting as much as 21 (52.5%) so that the interpersonal intelligence
of children in RA Perwanida 4 is still many that have not developed as many as 17
(42.5%). Then the correlation results are obtained rxy = -0,380 at a significance level
of 0.05 with rtabel= 0,320. From these calculations show rhit> rtabel, then Ho rejected so
hypothesis that shows the relationship between parenting parents with children's
interpersonal intelligence is accepted.
Keywords: Parenting, Parents, Interpersonal Intelligence
A. Pendahuluan
Pendidikan bagi seorang anak merupakan salah satu kebutuhannya untuk
masa depan. Pendidikan pertama yang diperoleh anak di awal kehidupanya
berasal dari keluarga khususnya orang tua, dimana pendidikan yang diberikan itu
bisa dalam bentuk pola asuh, sikap atau tingkah laku yang ditampilkan oleh orang
tua kepada anak dalam kehidupan sehari-hari (Jannah, 2016). Orang tua harus
mampu menerapkan pola asuh yang bisa mengembangkan segala aspek
perkembangan anak dan potensi lainnya sedini mungkin. Karena pada hakikatnya
orang tua merupakan wadah pertama dalam membentuk sifat masing-masing
anak, dimana anak usia dini masih membutuhkan bimbingan orang tuanya. Pola
asuh orang tua menjadi faktor penentu bagi anak, apakah anak dapat tumbuh dan
berkembang dengan baik atau tidak. Orang tua dituntut harus dapat memahami