TURBO Vol. 10 No. 2. 2021 p-ISSN: 2301-6663, e-ISSN: 2477-250X Jurnal Program Studi Teknik Mesin UM Metro URL: http://ojs.ummetro.ac.id/index.php/turbo 209 Uji karakteristik nyala api pembakaran premix bioetanol dari ampas tebu Saeful Bakhri 1* , Djoko Wahyudi 2 , Alief Muhammad 3 1,2,3 Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Panca Marga Jl. Yos Sudaarso 107 Pabean Dringu Probolinggo 67271 *Corresponding author: saeful.bai@gmail.com Abstract The fuel demand is very important in this day. The higher fuel consumption was impact depletion of existing reserves of oil resources. Bioethanol is one of the energy conversions from biomass containing sugar, starch and cellulose become fuel. Bagasse is a solid waste containing a lignocellulotic substrate which has the potential for bioethanol production. The purpose of this experiment was to determine the flame characteristics of the composition of the addition bioethanol to Pertamax as a mixture, with a variety of mixtures (B0, B5, B10 and B15). The test was carried out using the premix combustion method. The data from the result experiment were analyzed using descriptive methods. The results of the experiment showed that the addition of bioethanol can affect the flame characteristics. The shape of the flame changes from a conical shape to an enlarged cone angle along with the addition of a percentage. The flame height has decreased, the highest flame is at B0 with value of 12.79 mm, the lowest flame height is at B15 with value 10.27 mm. Combustion velocity has increased, the highest velocity is at B15 with value of 32.753 cm/s and the lowest velocity is at B0 with value of 22.253 cm/s. Keywords: energy conversion, bioethanol, bagasse, flame characteristics, premix combustion. Abstrak Kebutuhan bahan bakar menjadi hal yang sangat penting pada zaman sekarang ini. Semakin tingginya konsumsi bahan bakar mengakibatkan menipisnya cadangan sumber daya minyak yang ada. Bioetanol merupakan salah satu konversi energi dari biomassa yang mengandung gula, pati maupun selulosa menjadi bahan bakar. Ampas tebu termasuk limbah padat yang mengandung substrat lignoselulotik yang berpotensial untuk produksi bioetanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik api terhadap komposisi penambahan bioetanol pada pertamax sebagai campurannya, dengan variasi campuran (B0, B5, B10 dan B15). Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode pembakaran premix. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan penambahan bioetanol dapat mempengaruhi karakteristik api. Bentuk api mengalami perubahan dari bentuk kerucut mengalami perbesaran sudut kerucut seiring dengan penambahan prosentase. Tinggi nyala api mengalami penurunan, nyala api tertinggi pada B0 dengan nilai 12,79 mm, tinggi nyala api terendah pada B15 dengan nilai 10,27 mm. Kecepatan Pembakaran mengalami kenaikan, kecepatan tertinggi pada B15 dengan nilai 32,753 cm/s dan kecepatan terendah pada B0 dengan nilai 22,253 cm/s. Kata kunci: konversi energi , bioetanol, ampas tebu, karakteristik api, pembakaran premix. Pendahuluan Kebutuhan bahan bakar menjadi hal yang sangan penting pada zaman sekarang ini. Cadangan minyak bumi Indonesia 3,6 milliar barrel diperkirakan akan habis dalam 13 tahun mendatang [1]. Pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut mengeluarkan PP No 79 Tahun 2014