Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematika....................ISBN: 978-602-6122-20-9 hal 88-98 November 2016............................................... ......................... http://jurnal.fkip.uns.ac.id SEMINAR NASIONAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNS Rabu, 16 November 2016 88 PROBLEM POSING DAN BERPIKIR KREATIF Ahmad Lutfi Pendidikan Matematika S2, Universitas Negeri Yogyakarta Ahmad.lutfi659@gmail.com Abstrak: Seiring dengan kemajuan zaman dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, berbagai negara berkembang khususnya Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di era global. Salah satu kemampuan yang perlu dimiliki siswa berdasarkan Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 untuk menghadapi persaingan tersebut yaitu kemampuan berpikir kreatif. Faktanya kreativitas merupakan suatu hal yang masih jarang diperhatikan dalam pembelajaran Matematika. Terdapat beberapa strategi dalam pembelajaran matematika yang mampu mendongkrak kemampuan berpikir kreatif siswa. Problem Posing merupakan alternatif yang memungkinkan menjanjikan mampu berperan dalam meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa. Pada makalah ini akan dikaji tentang hubungan antara problem posing dan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran matematika. Menurut beberapa penelitian strategi problem posing mampu meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa khususnya dalam pembelajaran matematika. Kata kunci: Problem posing, Berpikir Kreatif PENDAHULUAN Seiring dengan kemajuan zaman dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, berbagai negara berkembang khususnya Indonesia menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di era global. Permendikbud Nomor 69 Tahun 2013 menyatakan bahwa Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Jika suasana tersebut tidak diusahakan dan para siswa tidak dibekali dengan kemampuan berpikir, termasuk kemampuan berpikir kreatif, maka besar kemunkinan mereka tidak akan mampu bersaing di dunia Global dengan kemajuan zaman dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Aspek penyelesaian masalah dalam matematika memerlukan pemikiran-pemikiran kreatif dalam membuat (merumuskan), menafsirkan dan menyelesaikan model atau perencanaan penyelesaian masalahnya. Kemampuan tersebut akan dapat dikembangkan melalui pembelajaran matematika. Faktanya, kreativitas merupakan suatu hal yang masih jarang diperhatikan dalam pembelajaran Matematika. Pembelajaran masih banyak terpusat pada guru dan cenderung mengutamakan matematika sebagai alat yang siap pakai dan mengabaikan matematika sebagai kegiatan melatih pemikiran manusia (R. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by FKIP UNS Journal Systems