Jurnal Farmasi Higea, Vol. 12, No. 2, 2020 185 Aktivitas Penurunan Kadar Glukosa Darah Fraksi Air Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Pada Pemodelan Diabetes Rahmad Abdillah 1* , Fitra Fauziah 2 , Ariska Tirdia Sari 2 1 Bagian Farmakologi & Farmasi Klinis Fakultas Farmasi Universitas Andalas 2 Departemen Farmakologi & Farmasi Klinis Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFARM) Padang * Email: rahmadabdillah@phar.unand.ac.id Abstrak Penderita diabetes mellitus memerlukan jangka panjang, bahkan seumur hidup untuk mengurangi gejala dan mencegah progresivitas penyakit agar tidak berkembang ke arah komplikasinya, sedangkan terapi diabetes yang dikonsumsi dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek fraksi air daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terhadap nilai glukosa darah mencit putih jantan BALB/C yang diinduksi aloksan. Hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif, fraksi air dosis 125, 250 dan 500 mg/kgBB, dan pembanding (metformin 1,3 mg/kgBB). Fraksi air diberikan secara per oral selama 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi air daun belimbing wuluh dapat mempengaruhi kadar glukosa darah mencit putih jantan (sig<0,05), dimana dosis 500 mg/kgBB memberikan efek penurunan glukosa darah paling tinggi. Pemberian fraksi air juga mempengaruhi rasio organ pankreas (sig<0,05), tetapi tidak mempengaruhi rasio organ jantung dan hati (sig>0,05) sebagai indikator makro patologis. Kata kunci: Averrhoa bilimbi L.; Diabetes Mellitus; Glukosa Darah Abstract Diabetes mellitus is a disease that requires long-term management to reduce the symptoms and to prevent disease progressivity so it does not develop into complications, while anti-diabetes drugs can cause side effects in the long term. Therefore, this study was conducted to determine the effect of aqua dest fraction of bilimbi leaves ( Averrhoa bilimbi L.) on the blood glucose levels of male white mice induced alloxan. Mice were divided into six groups: negative control group, positive control, aqua dest fraction of bilimbi leaves (dose 125, 250 and 500 mg/kg BW), and metformin group dose 1.3 mg/kg BW. Fractions were given orally for seven days. The results show that the fraction of bilimbi leaves can decrease blood glucose levels of male white mice (sig <0.05), which dose 500 mg/kg BW gives a higher effect of decrease the blood glucose levels. Aquadest fraction affects the pancreas (sig <0.05), but it does not affect the heart and liver (sig> 0.05). Keywords: Averrhoa bilimbi L.; Diabetes Mellitus.; Blood glucose levels PENDAHULUAN Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme secara genetis dan klinis dengan manifestasi hilangnya toleransi glukosa. Gambaran klinis diabetes mellitus berupa hiperglikemia gula darah puasa dan postprandial, aterosklerotis, vaskular mikroangiopati, dan neuropati (Price & Wilson, 2005). Diabetes mellitus merupakan penyakit menahun yang dapat diderita pasien pada waktu yang lama bahkan seumur hidup (Perkeni, 2006). WHO memprediksi kenaikan jumlah penderita diabetes mellitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Senada dengan WHO, International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2009 memprediksi kenaikan jumlah penderita diabetes mellitus dari 7 juta pada tahun 2009 menjadi 12 juta pada tahun 2030. Meskipun terdapat perbedaan angka prevalensi, laporan keduanya menunjukkan adanya peningkatan jumlah penderita diabetes mellitus sebanyak