Pengaruh Promosi Penjualan, Electronic Word Of Mouth Dan Hedonic Shopping Mot..... Jurnal Akuntansi dan Manajemen, Vol. 17 No. 02, Oktober 2020 22 Pengaruh Promosi Penjualan, Electronic Word Of Mouth Dan Hedonic Shopping Motivation Terhadap Pembelian Impulsif Pada Aplikasi Shopee (Studi Kasus Pada Mahasiswa STEI Indonesia) Syahrul Effendi 1 , Faris Faruqi 2 , Maya Mustika 3 , Rudi Salim 4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta Jl. Kayu Jati Raya No. 11A, Rawamangun, Jakarta Timur syahrul.effendi@stei.ac.id; faris.faruqi@gmail.com; mayamustika.stei.ac.id; rudisalim2623@gmail.com Abstrak– Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi penjualan, electronic word of mouth, hedonic shopping motivation terhadap pembelian impulsif. Populasi dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan sampel mahasiswa STEI Indonesia sebanyak 100 konsumen. Hasil menunjukan Promosi penjualan, Electronic word of mouth dan Hedonic shopping motivation secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif. Promosi penjualan dan hedonic shopping motivation secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif. Sementara electronic word of mouth secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsive. Kata Kunci: Promosi Penjualan, Electronic Word Of Mouth, Hedonic Shopping Motivation, Pembelian Impulsif I. PENDAHULUAN Seiring zaman globalisasi yang terjadi di seluruh dunia sekarang ini membuat berbagai perkembangan di segala aspek, salah satu nya perkembangan dari sisi teknologi komunikasi dan tentunya Indonesia pun mengalami hal yang serupa. Hal ini memudahkan masyarakat untuk melakukan pencarian informasi melalui internet. Hal demikian terjadi karena perkembangan penggunaan internet. Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII,2019) dan Polling Indonesia jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2018 bertambah 27,91 juta (10,12%) menjadi 171,18 juta jiwa. Artinya penetrasi pengguna internet di tanah air meningkat menjadi 64,8% dari total penduduk yang mencapai 264,16 juta jiwa. (www.databoks.katadata.co.id) Bahkan hampir semua kalangan masyarakat saat ini tidak bisa lepas dari smartphone dan internet. Berdasarkan survey yang di lakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII,2019) pada tahun 2018 waktu yang dihabiskan seseorang dalam menggunakan internet yakni sebesar 14,1% rata-rata pengguna terhubung selama 3-4 jam ke koneksi internet. Pengguna lainnya menggunakan internet 2-3 jam sebanyak 13,4%. Kemudian, pengguna yang memakai internet selama 1-2 jam dalam sehari sebesar 13%.