Jurnal Arus Elektro Indonesia (JAEI) Jurusan Teknik Elektro | Fakultas Teknik – Universitas Jember 1 Analisis Frekuensi Terhadap Kecepatan Motor BLDC (Brushless Direct Current) Satu Fasa Kontruksi Axial Flux Celah Udara Tunggal Rizqi Afif Rizqiafif21@gmail.com Universits Jember Widyono Hadi Widyono.hadi1961@gmail.com Universits Jember Widya Cahyadi cahyadi@unej.ac.id Universitas Jember Abstrak Semakin berkembanganya ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak penemuan baru dan pengembangan untuk mempermudah dalam melakukan sesuatu pekerjaan. Salah satu pengembangan alat yang sering dibutuhkan dan digunakan dalam kehidupan sehari – hari yaitu motor penggerak. Isu pemanasan global dan penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan isu pendongkrak berkembangnya teknologi motor listrik. Motor DC konvensional sudah dikenal efisien dan bebas polusi, namun masih memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki. Solusi dari permasalahan tersebut salah satunya adalah motor bldc (brushless direct current) satu fasa kontruksi axial flux celah udara tunggal. Alasan untuk melakukan penelitian tentang analisa driver menggunakan IC NE 555 untuk memperbaiki penelitian sebelumnya yaitu rancang bangun motor searah tanpa sikat satu fasa (bldc) kontruksi axial flux (pancake) dengan celah udara tunggal. Dari hasil pengujian menggunakan frekuensi antara 5 Hz sampai 50 Hz dihasilkan pada motor bldc (brushless direct current) satu fasa kontruksi axial flux celah udara tunggal saat frekuensi 5 Hz sudah dapat berputar dengan menghasilkan kecepatan terkecil sebesar 99,3 rpm dan saat frekuensi 50 Hz menghasilkan kecepatan tertinggi sebesar 1022 rpm. Dari penelitian yang dihasilkan bahwa semakin besar frekuensi yang masuk maka semakin cepat putaran dari motor. Kata Kunci — Driver,IC NE 555, Motor BLDC, Axial Flux Abstract In this era, the development of science and technology is very fast. There are so many new inventions and developments to simplify human work. One of the development tools that often needed and used in everyday life is motor drive. The issue of global warming and saving Fuel (BBM) is a levers issue of electric motor technology development. Conventional DC motor has known as an efficient and pollution-free, but it still has deficiencies that need to be fixed. One of solutions to solve the problem is bldc motor (brushless direct current) single phase axial flux with a single air gap construction. The reason in doing research on the analysis of driver using IC NE 555 was to improve previous research on the design of motor used unidirectional one-way brush (bldc) axial flux construction (pancake) with a single air gap. Based on the result of test used frequencies between 5 Hz to 50 Hz showed that when the frequency of 5 Hz, bldc motor (brushless direct current) single phase axial flux with a single air gap construction can spin and produce the smallest speed of 99.3 rpm and when the frequency of 50 Hz, it produce the highest speed which was 1022 rpm. Based on the research result, it can be concluded that the greater frequency given the faster rotation of the motor. Keywords — Driver,IC NE 555, Motor BLDC, Axial Flux. I. PENDAHULUAN Semakin berkembanganya ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak penemuan baru dan pengembangan untuk mempermudah dalam melakukan sesuatu pekerjaan. Pengembangan dalam bidang teknologi sangat dibutuhkan untuk lebih meningkatkan efisiensi dan kualitas alat yang sudah dibuat. Salah satu pengembangan alat yang sering dibutuhkan dan digunakan dalam kehidupan sehari – hari yaitu motor penggerak. Isu pemanasan global dan penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan isu pendongkrak berkembangnya teknologi motor listrik. Motor DC konvensional sudah dikenal efisien dan bebas polusi, namun masih memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki. Maka diperlukan pengembanga maupun perancangan motor listrik baru untuk mendapatkan performa motor listrik yang lebih baik[1]. Kendaraan listrik memiliki beberapa keuntungan dibanding mobil mesin pembakaran internal, termasuk pengurangan polusi udara yang signifikan, mengurangi emisi gas, dan mengurangi ketergantungan energi pada berkurangnya cadangan minyak. Kendaraan listrik akan menggunakan listrik yang tersimpan di dalam baterai untuk menggerakkan motor, dan daya bisa diisi ulang dengan pembangkit listrik yang menggunakan energi terbarukan. Dari berbagai motor listrik, motor yang paling cocok untuk kendaraan listrik adalah motor BLDC, karena motor ini memiliki keandalan tinggi, kepadatan tenaga tinggi, Persyaratan perawatan rendah, biaya rendah dan bobot yang lebih rendah efisiensi tinggi[2]. Teknologi motor tanpa sikat memungkinkan untuk mencapai keandalan yang tinggi dengan efisiensi tinggi, dan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan motor sikat. Meskipun karakteristik dari motor tanpa sikat bisa diaplikasikan pada beberapa jenis motor – motor AC, motor stepper, motor induksi AC, motor BLDC secara konvensional didefinisikan sebagai motor sinkron magnet permanen dengan bentuk gelombang EMF