Preventia: The Indonesian Journal of Public Health ISSN: 2528-2999 (Print): 2528-3006 (Online) DOI: 10.17977/um044v7i22022p46-54 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Faktor-Faktor Penentu dalam Pemilihan Kosmetik Non Merkuri Dyah Suryani*, Dewi Apriani Universitas Ahmad Dahlan, Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H. Janturan Yogyakarta, Kode Pos 55164, Indonesia *Penulis korespondensi, Surel: dyah.suryani@ikm.uad.ac.id Paper received:25-11-21; revised:03-06-22; accepted:19-11-22 Abstract Cosmetics now continue to be a priority for one's life. Therefore, the cosmetics used must be safely free from harmful ingredients. Mercury is one of the chemicals found in many cosmetic products but its presence is actually dangerous. The selection of safe cosmetics by students is also based on many factors both personal factors such as knowledge and attitudes and social such as from friends and social media. The purpose of this study is to find out the determinants of non-mercury comestic selection. This study is a study that uses observational analytics with a cross sectional research design. The study sample numbered 69 students obtained through random sampling techniques. Data retrieval is done using questionnaires then analyzed using the Chi-square test. There is a knowledge level relationship with the selection of non-mercury cosmetics (p value is 0.004). There is an attitude relationship with the selection of non-mercury cosmetics (p value is 0.004). There is a friend relationship with the selection of non-mercury cosmetics (p value is 0.012). There is a social media connection with the selection of non-mercury cosmetics (p value is 0.048). There is a relationship of knowledge, attitudes, friends and social media with the selection of non-mercury safe cosmetics. Keywords: knowledge; attitude; friends; social media; non-mercury; cosmetics Abstrak Kosmetik sekarang terus menjadi prioritas bagi kehidupan seseorang. Oleh karena itu, kosmetik yang digunakan harus aman bebas dari bahan-bahan berbahaya. Merkuri adalah salah satu bahan kimia yang ditemukan di banyak produk kosmetik tetapi keberadaannya sebenarnya berbahaya. Pemilihan kosmetik yang aman oleh mahasiswa juga didasarkan pada banyak faktor baik faktor pribadi seperti pengetahuan dan sikap serta sosial seperti dari teman dan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan seleksi comestik non-merkuri. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan analisis observasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 69 siswa yang diperoleh melalui teknik random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Ada hubungan tingkat pengetahuan dengan pemilihan kosmetik non-merkuri (nilai p-value adalah 0, 004). Ada hubungan sikap dengan pemilihan kosmetik non-merkuri (nilai p-value adalah 0, 004). Ada hubungan pertemanan dengan pemilihan kosmetik non-merkuri (nilai p-value adalah 0, 012). Ada hubungan media sosial dengan pemilihan kosmetik non-merkuri (nilai p-value adalah 0, 048). Ada hubungan pengetahuan, sikap, teman dan media sosial dengan pemilihan kosmetik aman non- merkuri. Kata kunci: pengetahuan; sikap; teman; media sosial; non-merkuri; kosmetik 1. Pendahuluan Kosmetik merupakan sediaan yang digunakan pada luar tubuh manusia dengan fungsi untuk membersihkan kotoran serta menjaga penampilan seseorang menjadi lebih baik (Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika, 2019). Penggunaan kosmetik identik dengan keinginan untuk