518 Pengembangan LKS Project Based Learning Berbasis Penelitian Perlakuan Perbedaan Dosis Fosfat pada Genotipe Kedelai Nur Lina Safitri 1 , Siti Zubaidah 1 , Heru Kuswantoro 1 1 Pendidikan Biologi-Pascasarjana Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 26-05-2017 Disetujui: 23-04-2018 Abstract: This study aims to develop student worksheet with Project Based Learning models which was developed based on the research of the effect of various doses of phosphate on the characteristics of CpMMV resistant soybean genotype. The research method used is development with ADDIE development model. Data will be analysis using quantitative descriptive. The results show the percentage of validity of the material experts included in the category "very valid" with an average of 94.23%, the validity of the development experts of 88.88% and the 80.26% percentage of the user's validity. Based on the validation results it can be known that it is feasible to be applied and the practitioner is suitable to be applied. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS dengan model PjBL (Project Based Learning) yang dikembangkan berdasarkan penelitian pengaruh berbagai macam dosis fosfat terhadap karakteristik genotipe kedelai tahan CpMMV. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa persentase kevalidan dari ahli materi termasuk dalam kategori “sangat valid” dengan rata-rata sebesar 94,23%, kevalidan dari ahli pengembangan sebesar 88,88% dan hasil persentase kevalidan dari pengguna sebesar 80,26%. Berdasarkan hasil validasi dapat diketahui bahwa sudah layak untuk diterapkan dan praktisi lapangan menyatakan sudah layak untuk diterapkan. Kata kunci: project based learning; student worksheet; soybean; project based learning; lembar kerja siswa; kedelai Alamat Korespondensi: Nur Lina Safitri Pendidikan Biologi Pascasarjana Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: nurlinasafitri.nls@gmail.com Lembar Kegiatan Siswa (LKS) adalah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik dimana lembar tersebut mengarahkan peserta didik untuk membuat rumusan masalah, hipotesis, serta langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Lembar Kegiatan Siswa (LKS) juga merupakan lembaran yang berisi proyek/kegiatan sebagai media yang bermanfaat untuk mendampingi suatu kegiatan. Selama mengerjakan LKS, siswa diarahkan untuk melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan pencarian serta pengolahan informasi untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Penggunaan LKS pada pembelajaran yang menggunakan Project Based Learning dinilai penting, bukan digunakan sebagai panduan pokok, namun sebagai tuntunan agar siswa tidak melakukan penelitian di luar permasalahan yang sedang dibahas serta keluar dari tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan (Yusoff, 2006). Pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran yang berpusat pada proses, relatif berjangka waktu, berfokus pada masalah, unit pembelajaran bermakna dengan memadukan konsep-konsep dari sejumlah komponen baik itu pengetahuan, disiplin ilmu atau lapangan (Thomas, 2000). Pada pembelajaran berbasis proyek kegiatan pembelajarannya berlangsung secara kolaboratif dalam kelompok yang heterogen (Ilter, 2014). Mengingat hakikat kerja proyek adalah kolaboratif, maka pengembangan keterampilan belajar berlangsung diantara siswa. Pada pembelajaran berbasis proyek kekuatan individu dan cara belajar yang diacu dapat memperkuat kerja tim (Stivers, 2010). Secara umum, pembelajaran berbasis proyek ditempuh melalui tiga tahap, yaitu perencanaan proyek, pelaksanaan proyek, dan evaluasi proyek. Kegiatan perencanaan meliputi identifikasi masalah, menemukan alternatif yang dilanjutkan dengan merumuskan strategi pemecahan masalah, serta melakukan perencanaan. Tahap pelaksanaan, meliputi pembimbingan siswa dalam penyelesaian tugas, pengujian produk (evaluasi), dan presentasi antar kelompok. Tahap evaluasi, meliputi penilaian proses dan produk dalam kemajuan belajar proyek, proses aktual dari pemecahan masalah, kemajuan kenerja tim dan individual, buku catatan dan catatan penelitian, kontrak belajar, penggunaan komputer, dan refleksi (Klein et al, 2009). Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 3 Nomor: 4 Bulan April Tahun 2018 Halaman: 518—523