INFOTEKJAR : JURNAL NASIONAL INFORMATIKADANTEKNOLOGIJARINGAN- VOL. 3 NO. 2 (2019) EDISI MARET Available onlineat : http://bit.ly/InfoTekJar InfoTekJar :Jurnal Nasional InformatikadanTeknologiJaringan ISSN (Print) 2540-7597|ISSN (Online) 2540-7600 DOI: https://doi.org/10.30743/infotekjar.v3i2.1036 Attribution-NonCommercial 4.0 International. Some rights reserved Analisa dan Perbandingan Metode Median dan Metode Konvolusi pada Gambar Bernoise Juliana Maulida 1) , Nurul Fadillah 2) 1) Mahasiswa Program StudiTeknikInformatika, FakultasTeknik, UniversitasSamudra, Julyanamaulida@gmail.com 2) Dosen Program StudiTeknikInformatika, FakultasTeknik, UniversitasSamudra, nurulfadillah@unsam.ac.id KEYWORDS ABSTRACT Five words maximum, comma separated Noise merupakan suatu gangguan pada gambar dimana noise dapat merusak kualitas citra gambar dengan adanya bintik-bintik pada gambar yang disebabkan oleh noise, dengan adanya noise pada gambar maka akan membuat pengguna melihat gambar menjadi tidak seperti citra aslinya, oleh karena itu dibutuhkan filtering untuk melakukan pembersihan noise pada gambar dengan metode median serta metode konvolusi, dimana pada kedua metode tersebut akan di lihat perbedaan filtering pada gambar bernoise dengan metode median dan metode konvolusi. Dimana pada filtering ini menggunakan Bahasa Pemrograman MATLAB sehingga nantinya pada hasil output dengan metode median akan menampilkan gambar asli, gambar grayscale, gambar bernoise, dan hasil filtering dengan metode median, begitu juga pada hasil output dengan metode konvolusi menampilkan gambar bernoise dan gambar hasil deteksi tepi dengan metode konvolusi. CORRESPONDENCE Phone: +62 (0751) 12345678 E-mail: Julyanamaulida@gmail.com PENDAHULUAN Mata adalah Indra terbaik yang dimiliki oleh manusia sehingga citra (gambar) memegang peranan penting dalam perspektif manusia. Namun, mata manusia memiliki keterbatasan dalam menangkap sinyal elektromagnetik. Berbeda halnya dengan Komputer atau mesin pencitraan lainnya yang dapat menangkap hamper keseluruhan sinyal elektromagnetik mulai dari gamma hingga gelombang radio serta citra yang memiliki noise. Suatu citra terkadang memiliki noise yang mengganggu manusia untuk melihat hasil citra aslinya. Dengan adanya noise maka membuat suatu citra menjadi tidak sempurna ketika dilihat oleh manusia sehingga kualitas citra (gambar) menjadi tidak bagus, oleh karena itu diperlukan filtering pada gambar bernoise untuk menghilangkan noise pada gambar pada suatu citra (gambar). Filtering digunakan untuk memperbaiki kualitas citra sehingga pada makalah ini dilakukan analisa dan perbandingan filtering menggunakan metode median dan metode konvolusi untuk mendapatkan hasil citra yang berkualitas baik dari gangguan noise sehingga citra dapat dilihat oleh manusia dengan sama seperti gambar aslinya. LANDASAN TEORI METODE MEDIAN Median adalah nilai tengah dari kumpulan data (Usman, 2005). Data yang digunakan untuk menghitung median terdiri dari kumpulan data yang ganjil. Hal ini disebabkan dengan jumlah data yang ganjil maka piksel yang akan diproses dapat berada ditengah. Pada median filtering digunakan matrik berdimensi N X N. Dari matrik tersebut, kemudian data yang ada diurutkan dan dimasukkan dalam sebuah matrik berukuran 1 X (N X N). Hal ini berguna untuk mempermudah menemukan median dari kumpulan data yang telah urut tersebut. Sebagai contoh jika diketahui suatu matrik berdimesi 3X3 yang berisi piksel utama dan piksel-piksel disekitarnya : Gambar 1 Matrik untuk Median Filtering Matrik diatas harus diurutkan terlebih dahulu dan dimasukkan dalam sebuah matrik yang berukuran 1 X (3 X 3) atau 1 X 9. Gambar 2 Matrik untuk median filtering setelah diurutkan Dari gambar 2 dapat dicari nilai piksel yang baru dengan menggunakan perhitungan median, maka nilai mediannya adalah x = 5. Nilai 5 ini akan menggantikan nilai 8 sehingga piksel utamanya akan memiliki warna yang berbeda dengan sebelumnya. 9 5 5 3 8 5 2 1 4