PEMANFAATAN KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) SEBAGAI ADSORBEN LOGAM BERAT KADMIUM Moh. Yogi Patri 1 , Ade Oktasari 1* 1 Program Studi Kimia, Fakultas Sains Dan Teknologi, UIN Raden Fatah Palembang, Palembang 30126, Indonesia *email korespondensi : adeoktasari@radenfatah.ac.id Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang adsorpsi Cd menggunakan kulit kacang tanah teraktivasi basa. Aktivasi dilakukan dengan cara mereaksikan kulit kacang tanah NaOH 0,1 M dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kapasitas adsorpsi. Kajian adsorpsi dilakukan dengan sistem batch dengan variasi konsentrasi awal ion logam dan waktu kontak. Jumlah ion Cd yang teradsorpsi ditentukan berdasarkan konsentrasi ion logam sebelum dan sesudah adsorpsi menggunakan metode spektroskopi serapan atom. Kondisi optimum adsorpsi Cd pada kulit kacang tanah terjadi pada waktu kontak 120 menit dan konsentrasi 200 ppm. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kulit kacang tanah teraktivasi NaOH memiliki afinitas adsorpsi yang baik terhadap Cd. Kata kunci: Adsorpsi, Arachis hypogaea L, Cd, NaOH Abstract. An experiment on Cd adsorption using peanut shell base-activated has been conducted. Peanut shell powder was activated using NaOH 0,1 M to improve adsorption effectivity and capacity. Adsorption analysis was conducted using batch system at various initial concentration of metal ion and contact time. The amount of adsorbed Cd, calculated from concentration change before and after adsorption, was measured using atomic absorption spectroscopy. Optimum condition of Cd adsorption for Peanut shell powder was occurred at contact time 120 min. The results indicated that NaOH-activated peanut has good adsorption affinity for Cd . Keywords: Adsorption, Arachis hypogaea L, Cd, NaOH PENDAHULUAN Air merupakan kebutuhan hidup yang paling penting dalam melakukan kegiatan sehari- hari. Di Indonesia sebagian masyarakatnya masih bergantung pada air sungai, danau, dan sumur bor untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sumber air tawar yang paling banyak dimanfaatkan untuk aktivitas manusia ialah sungai, rendahnya kualitas air sungai menjadi masalah bagi masyarakat yang menggunakannya. Tercemarnya air sungai dipengaruhi oleh aktivitas industri dan manusia, salah satu penyebab tercemarnya air sungai yaitu air limbah industri tekstil, industri baterai, industri cat serta industri plastik dan dari sampah- sampah yang sengaja dibuang ke sungai. Salah satu unsur berbahaya yang dihasilkan dari limbah industri yaitu limbah logam berat Cd.