How to cite: Nurbaihaqi, F.F. et.al (2021) Menjaga Tradisi, Mempersiapkan Regenerasi (Studi Personal Wangi Indriya). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7 (1). E-ISSN: 2548-1398 Published by: Ridwan Institute Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia pISSN: 2541-0849 e-ISSN : 2548-1398 Vol. 1, Special Issue, No. 7, Januari 2022 MENJAGA TRADISI, MEMPERSIAPKAN REGENERASI (STUDI PERSONAL WANGI INDRIYA) Fariz Fardani Nurbaihaqi, Elly Malihah, Rini Andari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia Email: fariz.fardani@upi.edu, ellymalihah@upi.edu, riniandari@upi.edu Abstrak Penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya literatur mengenai seni pertunjukan dan gerakan sosial belum khusus diintegrasikan dengan seni pertunjukan, tetapi lebih pada pengembangan hobi dan ekonomi subsistensi seni untuk menopang hidup di desa wisata. Dalam aras ini, masyarakat lokal dan perempuan khususnya memiliki intensitas cukup tinggi sebagai pemain. Tetapi, rawan menjadi objek dan diobjekkan oleh sistem bisnis pertunjukkan. Perempuan perlu memiliki daya agensi dan daya tawar atas dirinya di hadapan patriarki modal dan kapital dalam seni pertunjukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan. Data tersebut berasal dari wawancara, catatan lapangan, dan studi literatur. Subyek dalam penelitian ini adalah Wangi Indriya yang dijadikan narasumber dalam kajian penelitian yang difokuskan pada topik penelitian yaitu menjaga tradisi dan mempersiapkan regenerasi. Hasil dari penelitian ini berfokus pada Regenerasi, Hambatan dan Tantangan, Reaksi Masyarakat, Keberhasilan dan Kepuasan, Materi dan Idealisme. Kata Kunci: tradisi; regenerasi; wangi indriya; penari topeng Abstract This research is based on limited literature on performing arts and social movements that have not been specifically integrated with performing arts, but rather on the development of hobbies and the economy of art subsistence to sustain life in tourist villages. At this level, local communities including women in particular have a fairly high intensity as players. However, it is prone to being objectified by the show business system. Women need to have agency and bargaining power over themselves in the face of the patriarchy of capital in the performing arts. The method used in this study is a qualitative method emphasizing the research report containing data excerpts to provide an overview of the presentation of the report. The data come from interviews, field notes, and literature studies. The subject in this study is Wangi Indriya whom is used as a resource in research studies that focused on the research topic, namely preserving traditions and preparing for regeneration. The results of this study focus on Regeneration, Barriers and Challenges, Community Reaction, Success and Satisfaction, Materials and Idealism.