Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 7 No. 1 Januari 2023 p-ISSN 2548-8716 Halaman 30 - 33 e-ISSN 2599-2791 Hubungan Antara Aktifitas Fisik Terhadap Cardiorespiratory Fitness | Suci Amanati dkk 30 Hubungan Antara Aktifitas Fisik Terhadap Cardiorespiratory Fitness Effect Of Physical Activity On Cardiorespiratory Fitness Suci Amanati 1 , *Boki Jaleha 2 Universitas Widya Husada Semarang, Prodi DIII Fisioterapi suciamanati02@gmail.com, bokiijaleha@gmail.com Diterima : 27 Juni 2022 . Disetujui : 20 September 2022 . Dipublikasikan : 11 November 2022 ABSTRAK Salah satu faktor yang dapat berhubungan dengan daya tahan tubuh adalah Aktivitas Fisik. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dilakukan untuk meningkatkan pengeluaran tenaga/energi dan pembakaran energi. Apabila seseorang melakukan latihan fisik atau olah raga selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu dapat dikatakan dalam tingkatan yang cukup (Karim,2018). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik, dengan desain studi Cross Sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan Aktivitas Fisik dan status gizi dengan Cardiorespiratory fitness, yang dapat dilihat dari keuesioner IPAq (International Aktivitas Fisik Questionarre) yang telah diisi oleh partisipan dan juga dipadukan dengan tes daya tahan/endurance test Harvard StepTest, Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktifitas fisik terhadap tingkat kebugaran partisipan yang disimpulkan dari uji hubungan untuk hasil score Harvard step test menggunakan uji korelasi Pearson didapatkan hasil 0,691. Artinya besar korelasi atau hubungan antar variabel aktifitas fisik dengan cardiorespiratory fitness yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara aktifitas fisik terhadap tingkat kebugaran. Kata Kunci : Aktifitas fisik , Cardiorespiratory fitness, Harvard Step Test ABSTRACT Cardiorespiratory fitness (CRF) is a circulation capacity and respiration system for oxygen supply to the sceletal muscle for energy production which is use to physical activity (Garcia,2020). Some of the factors which is connected to CRF is Physical activity. Physical Activity is each movement that make output into source and energy fuel. Physical Activity is fair enough if someone doing physical activity or sport within 30 minutes everyday or at least 3-5 times a week (Karim,2018). The type of research used is analytical research, with a Cross Sectional study design which aims to determine the relationship between physical activity and Cardiorespiratory fitness, which can be seen from dari IPAq (International Aktivitas Fisik Questionarre) dan BMI (Body Mass Index) from participants through an interview using a questionnaire combined with a fitness test in adolescents. The test used on adolescents is the Harvard StepTest, where participants will be asked to go up and down a stool (small stairs) with a height of approximately 70 cm, whithin 5 minutes then researchers look at the participant’s heart rate. The result shows there are influence between physical activity and endurance which is conclude from Harvard Step Test with T testp-value 0,000 < 0,05 get the result 0,307. Keywords:Physical Activity, Cardiorespiratory fitness, Harvard Step Test PENDAHULUAN Aktivitas fisik diartikan sebagai kondisi dimana seseorang memiliki cukup energi untuk menyelesaikan tugas sehari- hari tanpa mengalami kelelahan parah. Kebugaran fisik dibagi kedalam 2 komponen, yaitu yang terkait kesehatan (health related component) dan yang terkait kemampuan atletis (performance or skill related component). Kebugaran kardiorespiratori termasuk kedalam komponen kebugaran fisik terkait kesehatan selain dari fleksibilitas, kekuatan dan ketahanan otot. Sistem kardiorespiratori bertanggung jawab atas pembagian oksigen dan bahan makanan bagi otot yang sedang bekerja, serta menyingkirkan gas asam arang dan zat yang