Keragaman Jenis Anggrek Epifit Sebagai Objek Wisata Alam Di Kawasan TWA Gunung Kelam Kabupaten Sintang Antonius Fakultas Pertanian Universitas Kapuas Sintang Email : anton1975_gurung@yahoo.co.id Abstrak: Gunung Kelam sebagai salah satu destinasi wisata alam yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan diantara berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Sintang. Ciri khas Gunung Kelam yang terbentuk dari batu tunggal serta keanekaragaman flora yang tinggi merupakan daya Tarik wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi dan menginventarisasi anggrek di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Kelam, serta mengetahui keanekaragaman jenis anggrek. Metode penelitian adalah eksplorasi seluruh kawasan. Hasil penelitian ditemukan 16 (empat belas) jenis anggrek, antara lain adalah : Apendicula sp, Arundina graminifolia (Anggrek bambu), Anggrek kebutan (Ascocentrum miniatum), Bulbophyllum auratum (Lindl) Rchb. F, Anggrek Joget (Bromheadia finlaysoniana (Lindl) Rchb. F.), Coelogyne sp, Cymbidium finlaysonianum (Anggrek Lidah Ular), Cymbidium sp, Dendrobium crumenatum Swartz (Anggrek Merpati), Dendrobium secundum (Anggrek sikat), Dendrobium Smithianum Schltr, Dendrobium sp, Grammotophylum speciosum (Anggrek tebu), Vanda sp, Vanda tricolor dan satu jenis yang belum diketahui namanya. Kata Kunci: Keanekaragaman Jenis, Anggrek, Wisata Alam PENDAHULUAN Kalimantan sebagai salah satu pulau terbesar di Indonesia mempunyai kawasan hutan yang luas dan merupakan habitat dari beragam flora dan fauna, diantaranya diperkirakan sekitar 2.500-3.000 jenis anggrek (Irawati, 2002). Menurut Effendi et al (2019) bahwa anggrek Borneo yang telah dilaporkan berjumlah sekitar 1411 jenis, yang ditemukan pada berbagai tipe habitat, mulai dari daerah pesisir sampai ke daerah pegunungan. Informasi dan kegiatan eksplorasi tentang flora anggrek di Kalimantan Barat, khususnya di berbagai kawasan hutan di Kabupaten Sintang masih banyak belum tersentuh sehingga informasi tentang keanekaragaman jenis anggrek efifit yang terdapat didalamnya masih sangat terbatas. Salah satunya adalah di kawasan hutan Taman Wisata Alam Gunung Kelam. 26 PIPER No. 30 Volume 16 April 2020