Nurhijriah, dkk. DISTRIBUSI CURAH HUJAN RATA-RATA MENGGUNAKAN METODE ISOHYET DI WILAYAH KABUPATEN TANGERANG 46 DISTRIBUSI CURAH HUJAN RATA-RATA MENGGUNAKAN METODE ISOHYET DI WILAYAH KABUPATEN TANGERANG Lutfiah Nurhijriah 1 , Yayat Ruhiat 2 , Asep Saefullah 3* , Diana Ayu Rostikawati 4 1 ,2,3 Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Sultan Ageng Tirtasaya, Indonesia 4 PGSD, Universitas Bina Bangsa, Indonesi 1. PENDAHULUAN Hujan menjadi salah satu fenomena alam berupa turunnya air dari udara karena proses pendinginan, hujan juga dikenal sebagai endapan atau presipitasi yang turun ke permukaan bumi. Proses terbentuknya hujan merupakan sirkulasi secara terus- menerus, atau lebih dikenal dengan siklus [1]. Terdapat tiga tahapan dalam siklus hujan, dimulai dari tahap proses penguapan (evaporasi), pengembunan (kondensasi), dan pengendapan (presipitasi). Proses evaporasi terjadi di sungai, laut, maupun danau dikarenakan paparan sinar matahari, dan juga terjadi pada tumbuhan yang menghasilkan uap airnya ke udara. Uap air yang naik ARTICLE INFO ABSTRAK Riwayat Artikel: Draft diterima: 3 Agustus 2022 Revisi diterima: 14 Oktober 2022 Diterima: 25 Oktober 2022 Tersedia Online: 31 Oktober 2022 Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi terkait distribusi curah hujan rata-rata di wilayah Kabupaten Tangerang. Analisis Hidrologi diperlukan dalam menentukan rata-rata curah hujan di suatu wilayah, salah satunya dengan menggunakan Metode Isohyet. Metode Isohyet merupakan metode pembuatan garis hubung yang mempertemukan titik-titik kedalaman hujan yang sama. Penelitian dilakukan dengan cara analisis data curah hujan di wilayah Kabupaten Tangerang dalam waktu lima tahun terakhir, yaitu periode 2016 sampai tahun 2020. Data penelitian diperoleh dari tiga stasiun pengamatan, yaitu: Stasiun Meteorologi Budiarto Curug, Pos Hujan Tegal Kunir, dan Pos Hujan UPTD Jatiwaringin Mauk. Penelitian ini dilakukan dalam dua kegiatan, yaitu: 1. Pengumpulan data curah hujan, dan 2. Pengolahan data menggunakan aplikasi Minitab dan ArcGIS. Berdasarkan hasil pengolahan data curah hujan periode tahun 2016-2020 di tiga stasiun pengamatan, diperoleh bahwa P-Value dan nilai uji Kolmogorof-Smirnov untuk pos 1 dan 2 bernilai sama, yaitu 0,115 dan 0,103, Sementara untuk Pos 3, P-Value < 0,010 dan nilai uji Kolmogorof-Smirnov 0,195. Hasil perhitungan curah hujan dari ketiga pos pengamatan tersebut menunjukkan bahwa curah hujan di wilayah Kabupaten Tangerang terdistribusi normal. Hasil pemetaan curah menggunakan Metode Isohyet juga menunjukkan bahwa curah hujan di wilayah Kabupaten Tangerang tersebar merata. Kata kunci: Curah hujan rata-rata, Metode Isohyet, Kabupaten Tangerang. Corresponding author: asaefullah@untirta.ac.id ABSTRACT The purpose of this study was to obtain information related to the distribution of the average rainfall in the Tangerang Regency area. Hydrological analysis is needed in determining the average rainfall in an area, one of which is using the Isohyet method. The isohyet method is a method of making a connecting line that brings together points of the same rain depth. The research was conducted by analyzing rainfall data in the Tangerang Regency area in the last five years, namely the period 2016 to 2020. The research data were obtained from three observation stations, namely: Budiarto Curug Meteorological Station, Tegal Kunir Rain Post, and UPTD Jatiwaringin Mauk Rain Post. This research was conducted in two activities, namely: 1. Rainfall data collection, and 2. Data processing using Minitab and ArcGIS applications. Based on the results of processing rainfall data for the 2016-2020 period at three observation stations, it was found that the P-Value and Kolmogorof-Smirnov test values for headings 1 and 2 were of the same value, namely 0.115 and 0.103, while for Pos 3, the P-Value < 0.010 and Kolmogorof- Smirnov test value 0.195. The results of the calculation of rainfall from the three observation posts show that the rainfall in the Tangerang Regency area is normally distributed. The results of the rainfall mapping using the Isohyet method also show that the rainfall in the Tangerang Regency area is evenly distributed. Keywords: Average Rainfall, Isohyet Method, Tangerang Regency Journal Homepage https://www.ejournal.unib.ac.id/index.php/nmj e-ISSN: 2775-5894